Akhir Dari Perjalanan Aplikasi Vine, Aplikasi Video di Bawah Naungan Twitter

Sebuah penemuan yang terjadi di tahun 2012 melahirkan aplikasi Vine, aplikasi video-sharing yang membuat beberapa nama menjadi besar karenanya. Setelah 1 tahun berdiri, Vine berhasil menggaet hati jutaan orang...
sumber : flippenmusic.com

Sebuah penemuan yang terjadi di tahun 2012 melahirkan aplikasi Vine, aplikasi video-sharing yang membuat beberapa nama menjadi besar karenanya. Setelah 1 tahun berdiri, Vine berhasil menggaet hati jutaan orang dan penggunanya. Sebelum Instagram meluncurkan fitur video-sharing, Vine ini memiliki pasar sendiri dan akhirnya dibeli oleh Twitter.

Vine sendiri pada akhirnya mencatat 100 juta pengguna setiap bulannya hingga kemudian Twitter juga meluncurkan fitur video dalam aplikasinya. Namun sayangnya, nilai saham Twitter yang sempat anjlok sebesar 25% menyebabkan Twitter ‘melepaskan’ beberapa karyawannya berikut pula dengan nasib Vine.

sumber : giphy.com

Perjalannya yang cukup panjang

Tibalah tanggal 27 Oktober dimana Vine mengumumkan berita terberat bagi para pecintanya. Setelah bertahun-tahun merintis dan mengikuti perkembangan teknologi, sepertinya Twitter pun tidak berniat untuk menyelamatkan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi ini. Melalui blognya, Vine mengumumkan bahwa Vine akan memberhentikan aplikasi tercintanya. Bahkan Rus Yusupov, pendiri Vine asal New York meluapkan kesedihannya melalui Tweet-nya :

 

Sebagai perintis aplikasi yang sempat mendunia, udah wajar Rus kecewa berat. Tapi tanpa Vine, media sosial yang kita kenal sekarang tidak akan greget untuk bersaing, baik Instagram, Facebook atau bahkan Twitter sendiripun.

Kalau kalian penasaran dengan blog pengumumannya bisa lihat disini :

sumber : tumblr.com

Terima kasih, Vine. Selamat jalan….

sumber : giphy.com

Iker Casillas aja sedih bro

Categories
Berita

Dream writer, your delinquent enemy and devoted lover.
No Comment

Leave a Reply

*

*

   

RELATED