Cok Sembarang #4

Ilustrasi oleh : Wahyu Ramandha Putro

Musim hujan. Hujan itu identik sama air. Air itu identik sama minum. Minum itu identik sama gelas. Gelas itu identik kaca. Kaca itu identik sama beling. Beling itu identik sama pecah. Pecah itu identik sama berantakan. Berantakan itu identik sama kacau. Kacau itu identik sama macet. Jadi. Hujan itu identik sama macet.

Kenapa hujan identik sama macet? Karena ada jalanan. Kenapa ada jalanan? Biar orang bisa ke tempat tujuannya. Terus kalau jalannya enggak muat lagi gimana? Ya dibuatlah jalan di atas jalan. Namanya fly over. Apa gunanya fly over? Buat neduh!

Gini loh, gue tuh suka mikir, Indonesia ini kan dari jaman perang paregreg sampe Cicak vs Buaya, cuma punya dua musim. Kalau enggak panas, ya hujan! Apa pernah Indonesia itu turun salju? Enggak. Apa pernah kita ngerayain white christmas? Enggak. Apa pernah kita makan salju pakai sirup? Enggak. Walau pun gue pengen banget nyoba. Tapi enggak pernah. Enggak akan pernah. Kecuali di puncak Jayawijaya yah. Nah, dengan pengetahuan macam ini kan mestinya gampang dong buat fly over menjadi fungsi awalnya dari jalanan ya….. jadi jalanan. Bukan tempat neduh. Dan dengan pengetahuan ini, mestinya kan di motor tuh cuma ada tiga hal yang enggak boleh pernah lupa buat dibawa: helm, kunci motornya sama jas hujan. Sekali lagi, Indonesia itu cuma punya dua musim, kalau enggak panas ya hujan. Bahkan kita punya pepatah, “sedia jas hujan sebelum hujan, karena Indonesia cuma punya dua musim, kalau enggak panas ya hujan” itu kan pepatah sederhana tapi maknanya dalem. Jangan pernah lupa bawa jas hujan biar enggak bikin macet di bawah fly over.

Gue sendiri suka bawa motor, dan enggak pernah masalah dengan motor-motor yang suka nyelip kanan-kiri, karena sepertinya motor adalah solusi kendaraan di kota besar yang mudah untuk dempet-dempetan di jalanan. Tapi gue selalu bawa jas hujan, biar apa? Biar kalau hujan gue enggak basah dan enggak perlu bikin macet di bawah fly over. Apa sih susahnya bawa jas hujan? Emang beratnya 100 kg? Kan enggak. Atau model jas hujan yang dijual enggak ada yang keren? Woi, itu jas hujan bukan jas kondangan. Enggak perlu bagus, yang penting enggak kebasahan. Udah itu aja. Apa karena jas hujan itu mahal? Woi, ada kan ada pepatah, “time is money” waktu lebih berharga, brur dibanding harga jas hujan. Dan dengan jas hujan lo bisa menaikkan tingkat porduktifitas lo sebagai manusia. Karena lu enggak mesti nunggu hujan reda atau, atau, atau, berhenti di bawah fly over. Karena berhenti di bawah fly over cuma mengakibatkan kemacetan dan umpatan. Jadi mending pada beli jas hujan deh, jadi tiap hujan bisa langsung pakai jas hujan terus tancep lagi ke tujuan.

Jangan lupa 3 hal yang tidak boleh dilupa dalam berkendera dengan motor: helm, kunci motornya dan jas hujan.

Cabut dulu deh brur. Daah.

Categories
Cok Sembarang

Orang paling ngasal yang doyan ngoceh
No Comment

Leave a Reply

*

*

   

RELATED