Kasus Kecanduan Game yang Berakibat Fatal

Walau banyak manfaatnya, namun banyak juga akibat yang ditimbulkan akibat kecanduan bermain game.
pulsk.com

Bermain game mungkin menjadi salah satu cara untuk melepaskan stress dan menghilangkan penat setelah seharian bekerja atau kuliah. Memang banyak juga manfaat dari bermain game, seperti belajar Bahasa Inggris, bersosialisasi, ataupun membuat kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan menjadi lebih baik. Tetapi ternyata, selain banyak memiliki manfaat, jika berlebihan dalam bermain game bisa juga menimbulkan berbagai persoalan dan berakibat fatal. Seperti pada contoh-contoh kasus kecanduan game di bawah ini,

terapiotak.com

terapiotak.com

  1. Kasus pertama datang dari seorang anak di China yang bunuh diri dengan cara terjun dari apartemennya karena ingin bersatu dengan tokoh pahlawan pujaannya yang ada di dalam video game yang ia mainkan
  2. Seseorang meninggal karena karena kelelahan setelah dirinya bermain selama 50 jam NONSTOP. Bahkan dia hanya berhenti untuk pergi ke toilet, dan yang lebih ajaibnya lagi, dirinya berhenti untuk pergi ke toilet itu hanya SATU kali.
  3. Kasus selanjutnya, seorang anak rela membohongi orangtua-nya untuk pergi ke sekolah. Padahal, dirinya menunggu sampai orangtua-nya pergi dan dia kembali ke rumah untuk bermain game. Dia juga membohongi sekolahnya kalau dia harus dioperasi di rumah sakit dan perlu menghabiskan satu bulan untuk pemulihan. Kasus seperti ini juga kerap terjadi di Indonesia. Banyak anak sekolah yang rela membolos demi pergi ke warnet dan bermain game di sana. 
  4. Berikutnya, sepasang suami-istri yang ketagihan bermain game hingga tidak dapat membedakan antara dunia nyata dengan dunia virtual. Pasangan ini melupakan anaknya dan membiarkannya tanpa pengawasan. Hingga akhirnya sang anak meninggal dunia dengan cara yang misterius. Padahal, di dalam game tersebut, kedua orangtua ini juga memiliki anak, dan anak di dalam game tersebut terurus dengan baik.
  5. Sama seperti kasus sebelumnya, ada seorang ayah yang keasyikkan bermain game sampai meninggalkan anak kembarnya yang sedang mandi di dalam bath up, sampai akhirnya kedua anak tersbut meninggal dunia karena tenggelam.
  6. Kasus berikutnya, datang dari New York, seorang perempuan rela menjual dirinya untuk ditukarkan dengan koin game yang digilainya.
  7. Ada pula kasus, anak yang rela membunuh kedua orangtuanya karena dilarang bermain game kesukaannya. Anak itu, menembak ayahnya di kepala, dan menembak ibunya di antara mata, yang mengakibatkan kedua orangtuanya meninggal dunia.
  8. Lalu, ada juga anak sekolah yang sering di-bully oleh teman-temannya. Karena kesal, dengan mengikuti salah satu tokoh di dalam video game yang memiliki kemampuan api, anak itu lalu membakar temannya yang sering menjahili dirinya tersebut.

****

Di atas merupakan beberapa akibat fatal dikarenakan berlebihan dalam mencintai bermain video game. Bermain game memang memiliki manfaat yang banyak. Tetapi dibalik semua manfaat itu, jika kecanduan bermain game secara berlebihan maka juga bisa merugikan diri sendiri, orang lain dan juga lingkungan sekitar.

Categories
BeritaMeninjau Kembali
No Comment

Leave a Reply

*

*

   

RELATED