Menafkahi Diri Lewat Usaha Mandiri

Apa yang lo lakukan setelah lulus kuliah? Bikin usaha sendiri mungkin bisa jadi solusi.
http://www.youthmanual.com/

Mungkin akhir-akhir ini banyak dari lo yang kebingungan setelah menyelesaikan jenjang pendidikan sarjana akan memilih jalan hidup yang mana. Apakah itu harus melanjutkan pendidikan S2 atau bekerja di salah satu perusahaan namun harus yang ternama? Tetapi tidak sedikit pula yang memilih jalur alternatif yang kerap sedikit dikesampingkan, membuka usaha sendiri.

Sekarang ini sudah banyak sekali masyarakat khususnya anak-anak muda Indonesia yang mencoba peruntungannya dan berusaha bertahan hidup dengan membangun suatu perusahaan dengan berbagai bidang dan keahlian mereka masing-masing. Dengan berbagai alasan pula mereka akhirnya memilih berjuang secara mandiri hingga akhirnya dapat menghidupi diri sendiri, BERJUANG BERSAMA USAHA YANG DIBANGUNNYA.

“Pengen buktiin sama orangtua kalau gue bisa hidup dengan pilihan gue sendiri”, “Enggak mau ah kerja, masuk pagi pulang malem, kayak robot.”

Banyak alasan yang terlontar ketika mengapa mereka lebih memilih membuat usaha sendiri walau harus berjuang lebih keras dari mereka yang sudah mendapatkan pekerjaan di kantor atau perusahaan milik pemerintah atau swasta. Ada yang berujar sambil bercanda, “Malas berdasi”, atau dengan alasan-alasan yang mungkin terdengar lucu, “Pengen santai kayak Bob Sadino”, “Gue malas ntar disuruh-suruh sama bos.” Atau “Pengen buktiin sama orangtua kalau gue bisa hidup dengan pilihan gue sendiri”, “Enggak mau ah kerja, masuk pagi pulang malem, kayak robot.” Dan berbagai alasan lain yang kerap dilontarkan mengapa mereka lebih memilih membuka usaha sendiri.

Bidang-bidang yang ditekuni dan dijadikan bahan untuk membuat usaha sudah sangat beragam saat ini. Misalnya aja ada yang bergerak di bidang fashion, kuliner, atau di bisnis kreatif seperti membuat production house dan juga event organizer. Namun dengan berbagai kreativitas yang mereka miliki, mereka dapat menjadikan barang atau makanan atau jasa yang mereka tawarkan menjadi berbeda dengan apa yang sudah ada atau berbeda dengan para enterpreneur muda lainnya.

http://www.meredith.com/

Sebenernya, banyak nilai positif yang bisa dikembangkan dengan menjalankan bisnis sendiri ini. Seperti misalnya mengasah kreativitas. Para wiraswasta muda akan bermain-main dengan hati, otak dan pikirannya untuk membuat sesuatu yang berbeda dengan orang lain sehingga memiliki ciri khas sendiri yang dapat mereka jual dan memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan barang lainnya. Dalam bidang kuliner, kreativitas juga sangat dibutuhkan, bagaimana mereka meracik bumbu yang ciamik supaya nantinya dapat dinikmati dan digemari oleh berbagai kalangan masyarakat. Atau kreativitas dalam mengemas produk itu juga menjadi hal yang cukup penting guna menambah ketertarikan konsumen supaya tertarik untuk membelinya.

Manfaat lain dari mengembangkan bisnis sendiri ini, mungkin juga ikut melestarikan budaya tradisional milik Tanah Air kita ini.

Selain kreativitas, ada juga nilai berjuang. Mereka akan berjuang dengan segenap tenaganya agar dapat terus mempertahankan usahanya tersebut. Hingga bisnis yang dibangun itu menjadi besar dan dikenal oleh khalayak. Biar bagaimanapun usaha yang telah mereka buat itu akan mereka perjuangkan sekuat tenaga, dan mereka biasanya akan menganggap brand yang mereka bangun itu adalah anak mereka itu. Kalau yang namanya anak sudah pasti akan mereka perjuangkan habis-habisan dan mereka pastinya ingin anak mereka itu hidup terus.

Karenanya barang fashion itu bisa tetap modern, stylish namun tetap ikut melestarikan budaya nusantara.

Manfaat lain dari mengembangkan bisnis sendiri ini, mungkin juga ikut melestarikan budaya tradisional milik Tanah Air kita ini. Ada yang berjualan makanan khas daerah, atau kue-kue atau cemilan tradisional seperti kue pancong, kue cubit atau makanan khas daerah lainnya yang mungkin kini sudah semakin jarang ditemui di kota-kota besar.

Bukan hanya dalam bidang kuliner, bisnis fashion juga ikut melestarikan budaya-budaya tradisional dengan memadupadankan kain-kain tradisional seperti batik, songket, dan lainnya dengan fashion item modern seperti jeans atau kemeja. Karenanya barang fashion itu bisa tetap modern, stylish namun tetap ikut melestarikan budaya nusantara.

Perkembangan bisnis usaha mandiri oleh anak muda ini, tidak dapat dipungkiri tidak lepas dari semakin berkembangnya media sosial. Dengan adanya berbagai media sosial mempermudah mereka untuk mengenalkan produk yang akan mereka berikan kepada masyarakat. Seperti lewat instagram, maka berbagai produk sudah dapat disajikan dan disaksikan oleh orang banyak. Tidak hanya itu, melalui jasa pengiriman yang semakin beragam juga pengiriman produk itu menjadi lebih nyaman dan mudah untuk sampai ke tangan pelanggan.

“Bisnis yang penting dilakuin, beneran ada action sama sabar yang nomer satu,” ujar Mega, wanita yang memiliki tiga bisnis sekaligus ini.

Karena itu, kini membuka usaha atau bisnis sendiri ini menjadi solusi yang paling digemari masyarakat untuk terus mengembangkan ide dan kreativitas serta menambah pemasukan kantong.

Berbagai pesan juga coba disampaikan dari mereka yang telah berkecimpung dalam bisnis mandiri ini, “Bisnis yang penting dilakuin, beneran ada action sama sabar yang nomer satu,” ujar Mega, wanita yang memiliki tiga bisnis sekaligus ini. Para pendiri Goodbook menyatakan untuk tidak takut untuk mulai, tetap semangat, jangan mudah menyerah dan tetap kreatif.

http://emakpintar.com/

 

-bung.jaka

 

Categories
CeritaDope
No Comment

Leave a Reply

*

*

   

RELATED